Saturday, 13 June 2015

Informasi Harga Plastik Gilingan


Silahkan pembaca beriklan jual beli atau kerjasama di sini segala hal yang berhubungan dengan injection plastic .
Beriklanlah dengan bijak ,rasional,dan bertanggung jawab.


terimakasih

Thursday, 11 June 2015

Problem Warna Injection Plastik


Pemasalahan Warna Tidak Standard
  • Pigmen tidak merata
  • Warna tidak standar
Sebelum kita bahas mengenai problem proses ini kita asumsikan bahwa komposisi pigment atau masterbatch sudah sesuai dengan komposisi standard namun produk yang dihasilkan warnanya tidak sesuai dengan standard yang sudah kita buat.

  • Pigment tidak merata
Problem pigment tidak merata hal ini sering terjadi dan dapat dilihat pada produk terdapat bintik bintik pigment .
Penyebabnya adalah pencampuran material dan pigment tidak merata baik dalam mixer maupun dalam barrel mesin injection.
Untuk mengatasi hal ini yang perlu diperhatikan pertama kali adalah lamanya pengadukan material dalam mixer dan temperatur barrel.
Untuk temperatur barrel kita chek apakah ada permasalahan pada heater band barrel atau tidak.
Apabila heater barrel bekerja secara normal maka untuk mengatasi pigment tidak merata tersebut dapat kita bantu dengan menaikan temperatur barrel 10 derajat celcius, kita tunggu sampai kurang lebih 15 menit.
Dan jika masih belum merata kita bantu lagi dengan menaikan screw back press dan kecepatan rotasi screw.
Untuk screw back press maksimal adalah 30 kg/cm2    (tujuannya agar pada waktu charging screw tertahan tekanan dan proses pengadukan material dan pigment lebih lama dan diharapkan pencampuran merata).Yang perlu di perhatikan adalah apakah warna produk masih masuk dalam toleransi warna standard atau tidal.

  •  Warna tidak Standard
Dapat dilihat pada produk apakah warna terlalu tua atau teralu muda.
Warna produk apabila temperatur barrel terlau tinggi biasanya warna yang dihasilkan lebih muda dari standard begitu pula sebaliknya.


 

Monday, 1 June 2015

Sink Mark Dan Cracking

Sink Mark,Shining dan Cracking

Sink mark ,shining dan cracking problem proses yang sering terjadi beriringan tetapi bertolak belakang.
Yang saya maksud begini , suatu produk misal berbahan ps prodik tersebut sink mark, bila kita seting sinkmark tersebut hilang tetapi berefek mungkin craking atau shining (bila permukaan mold tersebut etchimg).
Berikut tips untuk mengatasi hal tersebut.
1.Pertama kita cek temperatur barrel apakah sesuai dengan spec atau tidak.
2.Apabila mold tersebut mempunyai lebih dari satu cavity ,kita cek hasil produk dengan kondisi short mold
  •    apakah hasil part short mold tersebut alirannya seimbang atau tidak.
 
3.Cek sirkulasi air cooling mold.
4.Cek konstruksi mold dan temperatur mold.

Apabila hal tersebut di atas ok tinggal kita seting part tersebut.
tips men setting part tersebut adalah:
  •  Injection time jangan terlalu lama.
  • Injection speed di tambah hal ini untuk mengurangi kepadatan material produk.
  • Inject press dikurangi 
  • Yang perlu di perhatikan adalah filling time dan hoding time.
  • Bila seting sudah maksimal tetapi masih sering sink mark dan crack.bagian yang sink mark cooling moldnya di ganti dengan air panas menggunakan mtc dengan tujuan bagian yang sink mark flow material lebih lancar sehingga part tidak sink mark,dan bagian yang crack kepadatannya berkurang.
Kalau melihat dari contoh tersebut diatas penyebabnya adalah tidak balance nya aliran material antara cavity no 1 dan no 2
Hal tersebut bisa di atasi dengan mengatur ulang lebar gate sehingga aliran bahan menjadi balance.
Problem tersebut di atas sebenarnya  bisa di setting  tetapi proses penyetingannya susah  untuk mendapat hasil yang bagus.Hanya orang yang tertentu saja yang bisa mensettingnya.
Jadi kesimpulanya adalah bagaimana kita membuat mold menjadi lebih mudah disetting dari pada meng akali
setingan atau mengakali cooling yang belum tentu hasilnya stabil  dan proses penyetelanya susah.




Wednesday, 1 April 2015

Pengecekan Harian Mesin Injection Plastik

Daily inspection injection machine

Pada mesin injection plastik diperlukan pengecekan harian secara rutin.
Hal ini dilakukan agar proses mesin injeksi plastik menjadi lancar dan stabil. Dan usia pemakaian mesin lebih panjang.
Banyak orang menyepelekan hal ini dan tidak menyadari bahwa hal tersebut membuat proses tidak injection tidak lancar.
Langsung saja saya aku sebutkan apa saja yang perlu dicheck

    • Temperatur oli bisa dilihat secara langsung pada termometer di tangki oli atau di display monitor untuk mesin yang lebih baru.Suhu kerja oli hidrolik adalah 38*c s.d. 48*c.Apabila suhu oli hidrolik lebih dari 50 derajat celcius harus segera dichek  sirkulasi pendingin oli atau heat exchanger.Apabila aliran air kecil ada kemungkinan press sirkulasi air kurang tinggi atau bisa juga saluran heat exchanger mampet. Lakukan segera pembersihan saluran heat exchanger. Atau bisa pula penyebab tingginya Temperatur adalah filter oli yang mampet. Hal ini di tandai dengan suara mesin yang berisik.Akibat oli over hrat adalah oli panas dan menyebabkan seal seal hidrolik muai dan timbul kebocoran oli.
    • Pengaman mesin baik yang elektrik, manual dan hodrolik.Cara mengeceknya buka pintu mesin pada saat mesin berjalan automatis pada waktu mold close. Pada saat mold close dan pintu mesin dibuka mesin pergerakan mold close harus berhenti begitu pula pada pintu mesin bagian belakang.Untuk pengaman mekanik pada saat mold open stop stoper pengaman harus turun.Pengecekan ini dilakukan agar mesin benar benar aman pada saat berjalan.
    • Check nosel apakah ada kebocoran material atau tidak.
    • Check tekanan mold close low press tekanan low press harus dibawah 50kg /cm2. 
    • Pengecekan posisi limit switch high press. Posisinya harus diatur se sensitif mungkin. Yaitu cetakan di close hingga rapat baru limit switch high press tersentuh. Hal ini dilakukan dengan tujuan  dasar setting mesin injection plastik
  •  Pengecekan sirkulasi pendingin cetakan.Pastikan pendingin cetakan benar benar mengalir karena hal ino sangat berpengaruh dengan kelancaran dan kwalitas produk. Apabila cooling cetakan mampet segera tiup dengan angin agar saluran tersebut bebas dari mampet.
  • Check tekanan pompa hidrolik, tekanan pompa hidrolik adalah 140 kg/ cm2
  • check tekanan high press clamp, tekanannya adalah 130 kg/cm2
  • Check mold atau cetakan pastikan mold bersih dari karat dan serpihan serpihan plastik dan pastikan pula pelumasan as as mold dan kebersihan venting mold.
Demikian pengecekan harian mesin tersebut saya uraikan. Dan jangan lupa untuk mejaga kebersihan area mesin.

Terima kasih 

Friday, 19 December 2014

JENIS PENYIMPANGAN PRODUK DAN PENYEBABNYA

Product defection

Berikut ini adalah jenis penyimpangan produk langsung saja pada jenis penyimpangannya.

1. Sink mark atau kempot adalah penyimpangan yang terjadi pada permukaan produk.Secara visual hal ini dapat dilihat dark sudut 30° dan penampakanya dari permukaan produk tidak rata atau terdapat cekungan atau dapat juga di deteksi dengan di raba menggunakan telunjuk.
Penyebab sink mark adalah

  • Inject press kurang padat ,mengatasinya dengan menambah inject time /inject press.
  • Rib  atau tulang produk terlalu tebal.
  • Cooling time terlalu cepat.
  • Temperatur barrel terlalu panas.
  • Temperartur mold terlalu panas
  • Kontruksi pada mold yang kurang bagus.
2. Short mold atau produk tidak jadi adalah kondisi pada produk yang tidak terbentuk tidak penuh 100%.
Penyebabnya adalah:

  • Faktor material: material yang proses pembekuannya terlalu cepat.
  • Faktor Mesin: Temperatur barrel kurang tinggi ,screw back press kurang tinggi sehingga pengisian material tidak stabil,pompa press tidak stabil,injection time kurang lama.
  • Faktor mold : mold antara core dengan cavity miring atau tidak center,jarak gate dengan ujung produk terlalu jauh,temperatur mold kurang panas,gate dan lubang runner terlalu kecil.
3. Shining atau produk terdapat bercak mengkilat.
Penyebabnya:

  • Injectpress ,inject speed dan inject press terlalu tinggi.
  • temperatur barrel tinggi.
  • kontruksi mold kurang bagus.
4. Couldy  atau buram sebabnya secara garis besar kebalikan dari shining.

5. Silver mark atau bercak keperakan adalah kondisi pada produk yang terdapat bercak bercak keperakan
Penyebabnya adalah :

  • Material lembab
  • Temperatur barrel terlalu tinggi
  • Material mengandung atau tercampur minyak
  • Diameter nosel kurang besar
  • Kontruksi mold kurang bagus
  • Temperatur nosel kurang tinggi
  • Suck back terlalu tinggi
6. Bending adalah kondisi produk tidak rata ,melengkung atau melintir .
Penyebabnya:

  • Produk terlalu padat
  • Sirkulasi cooling tidak lancar
  • Salah pasang selang cooling


7. Pigmet tidak rata ditandai dengan bercak pigment di produk atau warna produk belang
Penyebabnya:

  • Temperatur barrel kurang tinggi
  • Screw rotation kurang tinggi putaranya
  • Screw backpress kurang tinggi
8. Bubble atau gelembung adalah kondisi adanya gelembung udara atau gas dalam produk terutama pada produk yang tebal dan transparan.
Penyebabnya :

  • Temperatur barrel terlalu tinggi
  • Screw rotasi waktu charging terlalu cepat.
  • Material mengandung minyak atau air.
  • Konstruksi mold kurang baik.
  • Inject speed terlalu tinggi.
9. Bury atau flashing tipis adalah kondisi produk pada bagian tepi atau parting line terdapat material lebih.

Penyebabnya:

  • Tonase mesin kurang.
  • Clamping high press kurang.
  • Temperatur barrel terlalu tinggi.
  • Temperatur mold terlalu tinggi.
  • Inject speed dan inject press tinggi
  • Kontruksi mold kurang bagus.
  • Mold kotor

Artikel di atas adalah penyimpangn produk yang biasa atau umum terjadi dan bukan merupakan pedoman.
Tetapi saya berharap dapat menjadi bahan refrensi buat teman teman dalam menganalisa penyimpangan produk.

terima kasih

INJECTION PLASTIK

Prinsip dasar injection plastik adalah sebuah proses pembuatan suatu benda dengan bahan dasar plastik dengan cara memasukan bahan plastik yang telah dipanaskan pada temperatur tertentu sesuai dengan spesifikasi material ke dalam cetakan melalui sebuah jarum atau nosel dan di dinginkan kemudian dikeluarkan dari cetakan dan menjadi sebuah benda sesuai dengan cetakan.

Sunday, 14 December 2014

MOULDING

Bagian Bagian Molding


Mould atau mold atau cetakan adalah suatu benda yang digunakan untuk mencetak produk .
Secara umum Mold ini dibagi menjadi 2 bagian
1.  Core
2.  Cavity
Jika Core dan cavity ini ditutup rapat maka terdapat celah yang dapat diisi dengan material,celah ini lah yang membentuk sebuah produk.
Core dan cavity ini diarahkan dengan 4 buah guide pin yang utama,guide pin berada di bagian core,sedangkan bushing nya berada di cavity.Salah satu guide pin ini posisinya tidak dibuat simetris tujuanya agar pada waktu repair atau maintenance mold tidak terjadi kesalahan pemasangan yang terbalik.

Front plate adalah plat yang digunakan untuk mengikat mold cavity.Dan bagian inilah tempat pengekleman cetakan dengan stasionary plate mesin.

Sprue bush adalah bagian dari mold yang berada di cavity,letaknya biasanya di tengah dari front plate.Fungsi dari spruebush ini adalah sebagai saluran material masuk dari nozzle menuju runner gate.Sprue bus ini bersentuhan dengan nosel dan biasa nya mempunyai standard radius 19mm.

Gate adalah saluran material atau gerbang menuju rongga cetakan.

Runner striper plate adalah bagian dari cavity yang letak di belakang front plate. Striper runner plate ini di gunakan jika mold tersebut mempunyai konstruksi triplate.Fungsi dari Striper runner plate ini adalah untuk melepaskan runner produk dari pin pengikat runner.
Untuk mold dengan Konstruksi two plate tidak memakai striper runner plate.

Striper plate adalah bagian dari mold yang berada pada core.Fungsi striper plate ini gunanya untuk melepaskan produk dari core.

Pin Ejector adalah suatu pin yang berada dalam core yang berfungsi untik mendorong produk agar terlepas dari core.

Core adalah bagian mold yang berfungsi untuk membentuk produk dan berpasangan dengan cavity.

Return pin adalah bagian mold yang berfungsi untuk mendorong mundur ejector plate atau striper plate.

Spring adalah bagian dari cetakan yang fungsinya untuk mendorong mundur ejector plate.

Support plate adalah bagian dari mold yang berfungsi untuk dudukan core atau insert core.

Spacer adalah bagian dari mold yang berfungsi sebagai rumah ejector plate, spring dan return pin.

Back plate adalah bagian dari mold yanh berfungsi sebagai pengikat spacer,Support plate dan striper plate.Dan sinilah kita mengikat mold bagian core dengan Moving plate Mesin.

Slider adalah bagian dari mold yang membentuk produk yang undercut.

Angular pin adalah pin yang fungsinya untuk membuka atau mendorong slider keluar.Dan terkadang dibantu dengan spring atau pegas.

Tersebut diatas adalah sebutan bagian bagian mold di lapangan .Untuk mold maker mungkin mohon koreksinya ya


terimakasih